Kisah di Balik Logo PABKI

Pembuatan Desain logo ABKI diawali dari hasil Rapim (Rapat Pimpinan Terbatas Di Jogja (Guest Houst UIN Sunan Kalijaga), pada tanggal 26 Oktober 2016, Jam 16.30 WIB. Bahwa pada Rapim tersebut dihasilkan keputusan Desain Logo dan WEB ABKI serta Jurnal ABKI menjadi tanggung jawab Jogja yaitu Kaprodi BKI UIN Sunan Kalijaga Bapak A. Said Hasan Basri, S.Psi.,M.Si. Maka, dengan segera Said mengambil langkah strategis dengan memanggil ketua HMPS BKI Kalijaga periode 2015-2017 Mbak Hairunnisa Br Sagala, agar dilakukan sayembara terbatas kepada mahasiswa BKI untuk mendesain logo ABKI dengan keywords “Bimbingan Konseling Penyuluhan Islam atau religious, seluruh Indonesia/Nusantara/global/ada mushaf/mihrob sebagai lambang”. Selang tiga hari setelah diadakan sayembara tersebut. Tepatnya tanggal 30 Oktober 2016. Masukklah tiga desain yang paling layak untuk direkomendasikan di forum grup whatapps ABKI. Ketiga desain yang masuk sebagai peserta sayembara tersebut, pertama dari Mas Nur Yunianto (mahasiswa BKI angkatan 2015). Desain yang kedua datang dari Mas Agung (Mahasiswa BKI angkatan 2015). Serta desain yang ketiga datang dari Mas Isna (Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Angkatan 2013 ). Berikut penampakan dari tiga desan logo awal dari peserta sayembara.

Dari ketiga desain tersebut kemudian dipilih untuk masuk pada tahapan selanjutnya. Pemilihan ini berlangsung seru, karena menyangkun selera, pemikiran, dan hal lain yang bisa mempengaruhi terhadap pilihan tampilan logo. Karena jika sudah diplih maka akan lebih mudah untuk menentukan perbaikan dan penyesuaian selanjutnya.

Pada proses awal masuknya desain ini, masih melalui koodinator sayembara, yakni mbak Hairunnisa Br Sagala. Dan Kaprodi BKI UIN Sunan Kalijaja A. Said Hasan Basri, selaku PResiden kedua di PABKI mengkomunikasikannya di grup (masih nama ABKI). Karena komunikasi dengan kreator ini agak terhambat karena kesibukan mereka masing-masing. Akhirnya setelah dimodifikasi berdasarkan masukan awal dari forum ABKI, maka yang kemudian maju ke final untuk dilakukan pemilihan adalah desain yang sudah dimodifikasi dari Mas Agung dan Mas Isna. Voting dilakukan pada hari Senin tanggal 5 Oktober 2016 yang dipimpin langsung oleh Bapak Aep Kusnawan selaku Presiden Tertinggi ABKI. Voting ini berlangsung dari pagi hingga jam 17.00. dan pemenangnya adalah desain dari mas Agung. Berikut penampakan akhir logo yang telah disepakati setelah mengalami beberpa perubahan hasil rapat di grup WA.

Wujud logo ABKI terakhir tentu saja berubah seiring dengan berubahnya nama ABKI menjadi PABKI. Perubahan ini dibahas dan disepakati pada tanggal 11 Agustus 2017 di Hotel University Yogyakarta. Pada acara tersebut. Disepakati bahwa: Bentuk logo dasar tetap tidak berubah, yang berubah hanya tulisan yang melingkari logo tersebut. Menjadi Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam. Artinya huruf A pada ABKI yang sebelumnya bermakna Asosiasi menjadi bermakna Ahli. Ini adalah usulan dari p. Thohir Surabaya. Dan disepakati oleh semua forum. Berikut ini penampakan dari logo terbaru PABKI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *